BISNIS ROKOK

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Menurut Framework Convention on Tobacco Control (FCTC)-WHO, produk tembakau adalah produk yang dibuat dengan menggunakan seluruh atau sebagian dari daun tembakau sebagai bahan dasar yang diproduksi untuk digunakan sebagai rokok yang dikonsumsi dengan cara dihisap, dikunyah, atau disedot. Produk tembakau khususnya rokok dapat berbentuk sigaret, kretek, cerutu, lintingan, menggunakan pipa, tembakau yang disedot, dan tembakau tanpa asap.

Di Eropa, Rokok digunakan sebagai penghangat tubuh. Lain negara lain pula fungsinya. Imdonesia adalah pengguna terbanyak ke-tiga setelah Cina dan india. Walaupun di dalam rokok itu mengandung zat yang sangat berbahaya, tetapi tidak menyurutkan niat konsumen untuk menggunakannya.
Dengan minat konsumen yang banyak akan permintaan rokok di Indonesia, maka saya mempunyai usaha kecil-kecilan dengan membuat usaha rokok sendiri. Saya berharap usaha yang saya tekuni ini dapat bertahan, walau telah banyak pesaing-pesaing rokok di Indonesia.

Di Indonesia sendiri rokok sudah dilarang diperjual-belikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), dikarenakan zatnya yang dapat membahayakan bagi diri sendiri dan juga bagi orang lain. Tetapi saya mencoba mengembangkan rokok itu supaya tidak berbahaya bagi kesehatan. Akhirnya saya menemukan terobosan baru yaitu rokok yang saya produksi adalah rokok herbal yang tidak berbahaya bagi kesehatan. Rokok yang saya produksi dipasarkan kembali kepada para asongan, dan warung-warung kecil dengan harga yang terjangkau.

2 responses to “BISNIS ROKOK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s